Alun-Alun Kapuas Kota Khatulistiwa

Natalius Abidin | 3:08:00 AM | 26 Tanggapan

Hallo sobat, pernah mendengar nama Kota Pontianak ? atau bahkan ada yang pernah berkunjung? Pontianak dikenal sebagai kota yang memiliki cuaca yang cukup panas oleh sebagian pengunjung yang datang dari luar Kalimantan Barat, sebab Kota Pontianak yang merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Barat terletak di dua belahan bumi yang berbeda sekaligus, yakni bumi bagian utara dan bagian selatan, atau dengan kata lain dilewati oleh garis equator atau khatulistiwa.

Dari segi potensi wisata, Kota Pontianak tidak kalah menarik dibandingkan dengan kota-kota lain di Indonesia, banyak tempat rekreasi ataupun wisata yang layak dikunjungi oleh para wisatawan dari dalam maupun luar negeri, seperti Tugu Khatulistiwa, Keraton Kesultanan Kadariyah Pontianak, Museum Provinsi Kalimantan Barat dan masih banyak yang lainnya, ataupun para wisatawan yang ingin menikmati event tahunan yang biasanya rutin diselenggarakan seperti Festival Meriam Karbit, Pekan Gawai Dayak Kalimantan Barat, Imlek dan Cap Go Meh, Festival Budaya Bumi Khatulistiwa dan event-event pariwisata tahunan lainnya .

Kota yang tepat pada tanggal 23 Oktober 2011 (hari ini) merayakan ulang tahunnya yang ke-240 tahun ini juga tak kalah menarik bagi para anak muda yang senang berkumpul bersama teman-temannya dikala waktu senggang, sebab Kota Pontianak adalah surganya Free Hotspot Cafe, anda cukup berbekal sebuah laptop dan merogoh saku anda Rp.2000 sampai dengan Rp.5000 untuk membayar secangkir kopi, dan anda bebas menikmati berselancar di dunia maya sepuasnya, tanpa adanya batasan waktu, sebab banyak diantara Free Hotspot cafe tersebut yang buka selama 24 jam.

Selain berbagai potensi wisata yang tersebutkan di atas, Kota yang dilintasi dua sungai besar ini, yakni Sungai landak dan Sungai terpanjang di Indonesia yang memiliki panjang 1.143 km yaitu Sungai Kapuas, Pontianak juga memiliki banyak "open public space" yang menjadi favorit warga kota ini mengisi waktu luangnya bersama keluarga maupun teman-teman, seperti taman, alun-alun, lapangan atau sekedar sudut jalan dengan melakukan kegiatan jalan-jalan bersama ataupun aktivitas-aktivitas yang lainnya. Dengan adanya sungai yang membelah Pontianak, tentunya menjadikan kota ini sebagai kota yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan yang memiliki "Waterfront City"

Kondisi Alun-alunKapuas Tahun 2009

Ya, "Waterfront City" ! salah satunya adalah Taman Alun-alun kapuas, yang terletak di depan Makorem 121 Alambanawanawai Tanjungpura, atau di depan kantor Walikota Pontianak yang merupakan salah satu "open public space" yang cukup populer di kota Pontianak. Jika anda datang ke kota Pontianak sayang jika melewatkan berkunjung ke tempat ini. Alun-alun kapuas merupakan tempat favorit bagi warga kota Pontianak atau bahkan dari luar kota sekalipun untuk sekedar bersantai ria dan jalan-jalan sore, sebab tempat ini sangat representative untuk hal-hal tersebut. Tidak jarang juga berbagai komunitas ngumpul bareng di tempat ini, seperti komunitas photography yang sering melakukan hunting foto, ataupun komunitas lainnya yang sekedar bersantai sore bersama-sama.
Alun-alun kapuas ini sebenarnya sudah lama dibangun oleh pemerintah kota Pontianak, tetapi baru pada tahun 1999 direnovasi serta pada tahun ini (2011) dengan penambahan area baru yang membuat tempat ini semakin menarik dan menyebabkan jumlah pengunjung yang meningkat.
Kondisi Alun-alun Tahun 2011
Berbagai aktifitas dilakukan masyarakat kota Pontianak di tempat ini, dari sekedar bersantai ria, jalan-jalan sore, berfoto, serta menikmati berbagai jajanan yang banyak disediakan oleh para pedagang yang berjualan di sekitar Taman ini.

Alun-alun kapuas sebagai tempat umum, cukup diminati warga karena keindahannya yang terletak dipinggiran sungai Kapuas, dan sudah cukup tertata rapi saat ini, hal ini dibuktikan dengan terus dilakukannya penataan taman-taman yang ada maupun dibangunnya sebuah replika tugu khatulistiwa tepat dipinggiran sungai.

Replika Tugu Khatulistiwa yang sedang dibangun
Namun beberapa fasilitas umum masih ada yang sangat jarang dipandang mata yakni tempat sampah, hal ini membuat masyarakat yang mengunjungi tempat ini membuang sampahnya secara tidak teratur dan tentu saja mengakibat kondisi kebersihannya menjadi kurang terpelihara, tak jarang warga membuang sampahnya ke sungai. Fasilitas umum lainnya yang belum tersedia di Alun-alun Kapuas adalah toilet atau WC umum.


Bersantai bersama Keluarga, dan teman-teman di Alun-alun kapuas memang mengasikkan
Terlepas dari segala keterbatasan fasilitas yang masih belum tersedia, Taman Alun-alun Kapuas tetap menjadi tempat primadona masyarakat Kota Pontianak untuk melepas segala penat setelah menjalani rutinitas sehari-hari, serta menjadi tujuan favorit bagi pengunjung yang datang dari luar kota.

Memancing, salah satu aktivitas warga di Alun-alun kapuas

Gambaran keadaan dan aktivitas para pengunjung Alun-alun Kapuas dapat anda simak di dalam video berikut ini :




Anggota Tim 3on3 Competition
Natalius Abidin : http://www.katanatalius.com
Zakarias Idris : http://zackdiery.blogspot.com
Ahmad Tamim Sadikin : http://kodokbaru.blogspot.com

Category: , , , , ,

Tentang Kata Natalius:
KATA NATALIUS (katanatalius.com) adalah blog pribadi yang dikelola oleh Natalius Abidin, berisi tulisan-tulisan pribadi Natalius Abidin tentang blogging, social media, maupun hal lainnya yang menarik baginya, terima kasih telah berkunjung dan membaca, silahkan berkomentar sesuai dengan isi tulisan yang anda baca. Jangan nyepam.

Comments
26 Comments

26 komentar:

  1. http://kapiler.blogspot.com/2011/10/menulis-ngeblog-dan-rasa-kantuk.html

    Aku mbaca itu tadi bro..
    Kapuas ya? Aku Banjarmasin.

    BalasHapus
  2. Keren euy, kemarin aku baru dari Pontianak :D

    BalasHapus
  3. Ratno Wistu : terimakasih kawan informasinya tersebut, salam kenal.

    Mbak Ollie : ditunggu kedatangannya kembali mbak.

    BalasHapus
  4. Selamat hari jadi kota Pontianak. Semoga menjadi kota yang lebih teratur dan berkembang. Terutama masalah kedisiplinan dalam berlalu lintas. Saya bukan warga Pontianak, tetapi saya saat ini mencari penghasilan dengan bekerja di Pontianak.

    BalasHapus
  5. Anonim : Amin, semoga doanya terwujud, semoga Pontianak lebih baik lagi kedepannya.. Dirgahayu..

    BalasHapus
  6. Nah ini dia tulisan yang dicari-cari, menunjukkan bahwa Pontianak masih memiliki alun-alun yang cukup menarik untuk dikunjungi. Selamat ulang tahun kotaku tercinta, semoga dapat terus berkembang menjadi lebih baik. Aminnn...

    BalasHapus
  7. Dwi Wahyudi : Trimakasih bang, semoga Pontianak tetap Bersinar.

    BalasHapus
  8. makasih kk kebetulan saya mau kesana tgl 5 besok

    BalasHapus
  9. Wah, informasi tempat wisata yang menarik nih,suasananya begitu tenang dan damai, jadi kepengen kesana, Memang enak tinggal di kota yang tak terlalu banyak penduduknya namun dari segi ekonomi cukup lumayan. Suasananya begitu tenang dan nyaman, dan yang paling penting bersih, Beda dengan tinggal di kota metropolitan yang penduduk serta rumah2 penduduk terlalu padat, kenyamanan jadi berkurang.:D

    http://www.djadoelpost.com

    BalasHapus
  10. Seru juga kayaknya jalan-jalan ke Pontianak, banyak yang menarik. Salam kenal ya, mampir juga dan jadi teman di blog saya :)

    BalasHapus
  11. Salam kenal juga ya... Hehe... :)

    BalasHapus
  12. Djal : Wellcome to Equator City Guys...

    Alkindi : iya, tinggal dikota yang sedang berkembang seperti Pontianak lebih menarik ketimbang di Metropolitan yang sudah sesak, makasih sudah mampir.

    Aji Prast : Mari mampir ke pontianak.

    BalasHapus
  13. iyoxdeva : mari mas, silahkan saja datang kemari.

    BalasHapus
  14. akhirnya selesai juga...dan semoga semakin terwujud kota Pontianak yang lebih baik

    BalasHapus
  15. waw,, pemandangannya oke punya :D

    BalasHapus
  16. wah.. sudah lama aku gak ke pontianak..
    padahal ibu ku orang sana ,.
    tp itu kok bisa yah gak ada tempat sampah, apa pengunjungnya memang kurang atau gak ada yang dagang juga kali atau pun petugas kebersihannya bagus..masalahnya yang dilihat cukup bersih yah , walau gak ada tempat sampah..

    BalasHapus
  17. Waydaywahyu : Pengunjungnya sangat rame disore hari, ketiadaan tempat sampah itu pada saat baru direnovasi untuk saat ini, sudah tersedia kok. Trims ya

    BalasHapus
  18. hmm, jadi pengen ke sana, ehehehe..
    rasanya gimana ya tinggal di sana setelah terbiasa tinggal di jawa yg cuacanya mgkin berbeda :/

    BalasHapus
  19. hmmm...gimana eaaaa....
    hmmmm.. eh dudul... kl mnurut gw,fhoto lu kurang pada inti ke menarikan objek tsb...
    share fhto na wktu lg rame pengunjung,,kecerian d tmpt objek tsb... coz inti keistimewaan tmpt itu apa & dmna...
    kl dari segi cerita lumyan siep...tp coba lagi lu koreksi ulang lg cerita lu tentang alun'' kapuas...jgn dari segi positif saja yg d ceritakan tp ada baik na tentang segi negatif dari tmpat itu,,, contoh na mngkn tmpat na bnyk sampah krn pemerintah kurang mmperhatikan pariwisata lokal...penting tuh
    ok dul... pokok na kl lo buka cerita tentang ponti lg lo kembang kan imajinasi lo tepat pada inti objek...keistimewaan baik dari positif ato negatif... kecerian & keindahan fhoto objek sangat besar pengaruh pada istimewah tmpt objek d ceritak...
    weeeehhhhh panjang comment gw... wakakakakakaka
    by: Thyo_Rafflesia

    BalasHapus
  20. komengnya si sulisttianto betul juga yah, pantesan gw kalah kemaren di lomba itu, Thanks teman, lain kali akan saya perhatikan lagi hal-hal tersebut.

    BalasHapus
  21. NB: coba lu + fhoto kecerian anak'' d tempat pariwisata tuh,,, ato mngkin 2 pasang hati yg lagi romantis sedang bercumbuh d tepi air na... emng sulit cari peristiwa istimewah gtu... tp lu perlu bnyk kluar k pariwisata & ambil moment paling menarik... seleksi lg fhoto yg unik,menarik,ceria,bahkan romance.... ok bozzzz.... besok lu kluar bawa peralatan yg d perlukan lu jepret'' aja dl ampe kriting jari lu...

    BalasHapus
  22. Wah, alun-alun nya dekat laut ya? berarti Pontianak itu kota yang sangat dekat dengan laut ya masbro.

    BalasHapus
  23. Sulis : Thank ya sarannya, membangun
    Din : Kota Pontianak gak di tepi laut tapi dekat juga sih ama laut.

    BalasHapus

Terimakasih telah membaca dan menjadi pembaca yang baik. Apapun tanggapan anda, itu mungkin benar menurut anda, tapi apa yang saya tulis adalah hasil dari pemikiran saya, jadi silahkan ungkapkan pendapat anda tentunya dengan meninggalkan nama, bukan anonim.